Bersahabatlah Dengan Rindu


Langit sore di sini apakah sama dengan langit sore di sana?
Waktu yang terus berjalan kini apakah bisa terus berputar tanpa salah satu kita merana?
Kita sudah berjalan cukup lama tapi keadaan membuat kita jarang bertatap muka. Tapi aku selalu berharap perasaanmu selalu sama, masih sesayang walau kamu sering terluka.
Untuk memelukmu saja aku harus melewati jarak yang tak biasa. Untuk mengucap sayang aku harus berusaha agar tak terlihat seperti bualan saja.
Sekarang yang kita bisa lakukan hanya banyak berdoa, semoga Tuhan mempermudah jalan berat ini menjadi suka. Semoga Tuhan juga menjauhkan kita dari banyaknya duka.
Sayang, mari kita bersahabat dengan rindu karena jarak adalah musuh kita.
28

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s