GEOLOGIST | STAND BETWEEN THE ROCKS AND A HARD PLACE |


Tau, Geologist ?? Tau apa saja yang mereka lakukan ?? Tau seberapa besar kendala mereka dalam bekerja ?? Tau apa yang membuat mereka memilih menjadi seorang geologist ?? Mengapa mereka senang dengan batu ?? Apakah terlintas di pikiran kalian, betapa bodohnya geologist bekerja hanya mencari batuan??

Bagi orang awam, mungkin profesi geologist (tidak masuk akal) #mungkin!
Hanya segelintir orang yang mengerti apa itu ‘GEOLOGIST’.
Saya sendiri mengalaminya :
T : Kamu jurusan apa ??
J : Saya jurusan Teknik. Geologi
T : Apa?? Biologi?
J : Bukan, bukan Biologi tapi GEOLOGI. *sebeljugasih
T : Geologi ? Jurusan apa itu ??
J : Geologi ya jurusan Geologi,mempelajari tentang kebumian pokoknya.
T : Oo.. Luas banget berarti pelajarannya.
J : Ya, begitulah.
T : Terus, ntar kerjanya apa ??
J : Profesi kami nantinya sebagai Geologist

Seperti itu lah kondisi disaat menerangkan apa itu geologi, pada orang/teman yang belum mengerti tentang jurusan dan profesi kami selanjutnya di dunia kerja.

Tak seperti jurusan lainnya yang rata-rata sudah biasa didengar oleh khalayak banyak. Tanpa dijelaskanpun mereka secara otomatis tau, karena mungkin jurusan lain lebih dulu terkenal ketimbang jurusan Teknik.Geologi.

Geologist lebih terkenal yang notabene kehidupan sehari-harinya berada di daerah tambang atau pun dunia ekplorasi bahan tambang.
Geologist adalah sebuah profesi yang mewajibkan pelakunya berkeliling untuk mencari bahan galian ekonomis di daerah-daerah (rata-rata mereka bekerja dihutan belantara), yang nantinya bahan tambang tersebut akan di ekploitasi seperti batubara, minyak bumi, emas, timah, nikel, bijih besi, tembaga, uranium dan lain sebagainya.

Dan mengapa saya memilih Geologi? (yang sebelumnya sempat juga gak ngerti apa itu Geologi)
Sekarang saya mendapat beberapa kesimpulan kenapa saya memilih jurusan ini
Adventure, Action and Romantic
Yap, 3 alasan itu yang ngebuat gue tersesat di jalan yang benar. Geologist ! We are Indonesian Geologist!

Geologist dituntut memiliki mental dan fisik yang kuat, harus rela berjalan kaki hingga berpuluh puluh kilometer utnuk mendapatkan data yang dicari. Dihutan para geologist tentunya menginap di hotel bintang lima, dan suasana ini hanya bisa dirasakan oleh para geologist yang menikmati perjalanan dihutan. Tentunya suasana hutan bagi geologist sudah seperti hotel bintang lima.
Makanan sehari-hari mereka pun sangat-sangat lezat melebihi kelezatan masakan yang dibuat Chef terkenal disunia sekalipun. *catatan : sekali lagi ini hanya geologist yang bisa menikmatinya

Wah, enak dong jadi geologist. *tentunya
Tetapi dari kenikmatan itu ada juga yang mungkin membuat kesal para geologist ketika melaksanakan profesinya. Apa itu ??
SINYAL! SINYAL ! MANA SINYAL!!
Terisolasi dari dunia luar membuat para geologist sangat susah untuk mendapatkan sinyal dari provider seluler dan ini sangat menyiksa.
Bagaimana tidak, terkadang seorang geologist harus menaiki bukit tertinggi untuk mendapatkan sinyal hanya untuk menelepon orang tua, istri, atau pacar mungkin. haha
Terkadang hanya untuk mendapatkan sms dari sang pujaan hati saja mereka harus berjalan kaki menaiki bukit, menuruni lembah, dan menyebrang sungai, namun setelah sampai sms sang pacar tak kunjung tiba atau sms yang diterima malah ngajak ribut.
Woii..kalian.. para kekasih geologist !! Tolong mengerti pengorbanan kami, untuk menelpon atau menerima kabar dari mu. Cuma itu.. Cuma itu yang membuat kami rela berjalan jauh. Kenapa kalian gak ngerti?? Kenapa??  *lebaydehlebay –”

Begitulah geologist yang sedang badmood ketika dilapangan, dan setibanya di camp mereka hanya melamun (harap maklum) haha

Di basecamp selain canda gurau teman-teman satu profesi, handphone sangat menjadi sahabat bagi geologist.
Bagaimana tidak, disela-sela lelah yang merangkul badan, hanya musik lah yang menemani kami, dan beberapa file 3gp orang-orang kreatif yang mengabadikan moment tolol mereka..para pembuat adegan. hahahaha
Sssst.. hati-hati file 3gp ini terkadang menjadi transaksi di hutan. (pengalaman teman loh bukan saya)
:LOL:

Dihutan ada kamar mandi ??
Wuiiih..kalian belum tau yaa??
Hotel Marina Bay, juga buka cabang di setiap hutan, dan para geologist merasakannya! Gak usah iri deh.
Dihutan cabang Hotel Marina Bay ganti nama jadi Hotel Marina Bay ‘River’
*yang tanda kutip tempat mandi geologist. haha

Disaat mandi lah ketololan para geologist muncul, canda tawa lepas meraka tercermin dari cara mandi meraka. :LOL:

Disaat malam tiba, jangkrik mulai keluar. Bukan hanya jangkrik, mungkin hewan melata pun ikut keluar. Dan kami harus berhati-hati. Belum lagi Harimau, Ular atau Beruang yang sedang mencari makan. Ngeri sih!
Tapi mau bagaimana lagi, itu lah tugas kami, hutan lah rumah kedua kami, kicauan burung lah yang menemani kami minum teh di pagi hari, dan aliran sungai lah yang menemani kami di sore haro ketika mandi.
Disanalah kami berpetualang, disanalah geologist beraksi, dan disanalah geologist mendapatkan keromantisan bersama alam dan LDR sejenak dengan kekasih yang disayang. Di hutan belantara lah geologist mencari nafkah.

Dalam hal mengejar rupiah, bukan mereka yang sudah lulus saja yang bisa menikmati nnikmatnya mencari uang, mahasiswa yang masih aktif kuliahpun tidak sedikit yang keluar daerah untuk bekerja, dari hutan satu ke hutan lainnya. Dihutan saja bagi mahasiswa sangat menyenangkan, lebih-lebih ketika pekerjaan sudah selesai dan gajian pun datang. Tentunya senyum sumringah terpancar dari wajah mahasiswa.
Namun tak sedikit wajah mereka yang ditekuk ketika uang belum kunjung ditransfer pihak PT.haha

Bagi mahasiswa aktif biasanya mereka menyebut perjalanan dari hutan ke hutan dengan istilah ‘proyek’.
Dan saya menyebutnya ‘ETNIC RUNWAY’/GEOLOGIST ON VACATION (G.O.V)!!

Inilah kami Indonesian Geologist:
STAND BETWEEN THE ROCK AND A HARD PLACE
Because , Life is like a roller coaster. You can either scream every time there is a bump or you can throw your hands up and enjoy the ride.


“Geologist itu bukan sekedar pekerjaan, Geologist itu profesi. Kapan pun dan di mana pun dia berada, Geologist tetap akan dikenal sebagai Geologist.”

(Alm) Wilson Joshua M Sibarani

Sebetulnya ada cerita menarik yang pernah saya baca dari blog Cristina Maria Panjaitan *kekasih (Alm) Wilson Joshua M Sibarani yang meninggal dalam melakukan tugasnya sebagai geologist.
Blog itu berisi tentang ceria (Alm) Wilson Joshua M Sibarani kepada Cristina yang kemudian di tulis ulang kedalam sebuah blog.
Cekidot *kalian pasti tertegun

WILLSTONED

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s