ENERGI NUKLIR SEBAGAI SUMBER DAYA ENERGI MASA DEPAN DI INDONESIA


Penggunaan dan pemanfaatan energi alternatif selain dari bahan bakar fosil adalah suatu keharusan mengingat semakin terbatasnya sumber energi tersebut. Diantara sumber energi alternatif tersebut terdapat sumber – sumber energi terbarukan (renewable) seperti angin, air, cahaya matahari dan pasang surut air laut. Namun dari energi alternatif itu terdapat beberapa kendala, contohnya saja pada energi cahaya matahari (surya) terkendala dalam mahalnya panel surya atau solar cell dan kecilnya energi yang dihasilkan karena sifatnya yang tidak continue.

Energi panas bumi (geothermal)  sangat berpotensi akan tetapi tidak selalu berada yang dibutuhkan yaitu kendala geografis. Energi yang berasal dari angin juga sulit untuk diharakan mengingat kecepatan dan arah angin di daerah khatulistiwa tidak selalu sama. Energi alternatif yang menggantikan posisi energi fosil haruslah juga efisien dan ramah lingkungan, dan dilihat dari segi ekonomus jauh lebih murah dibandingkan dengan harga listrik sekarang ini.

Dan tidak bisa dipungkiri lagi, pada dasarnya semua energi itu pasti ada kekurangannya. Tapi alangkah lebih afdolnya jika kita lihat kelebihannya terlebih dahulu.

Kenapa Nuklir??

Karena nuklir merupakan salah satu energi alternatif yang relatif besar potensinya untuk menggantikan energi fosil.

Dan secara objektif, PLTN merupakan suatu industri energi yang relatif  aman. Dan peluang utamanya adalah tidak menghasilkan gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.

Energi Nuklir adalah energi yang dihasilkan dari perpecahan dua inti inti atom yang tidak stabil memecah menjadi dua inti atom yang lebih kecil. Akibat dari reaksi ini adalah dilepaskan sinar gamma dalam bentuk energi panas.

Reaksi nuklir tidak terjadi secara spontan. Namun terlebih merupakan sebuah reaksi dari aksi yang dilakukan pada atom tersebut (dalam hal ini uranium).

Uranium merupakan salah satu atom terberat yang terdapat banyak proton dan neutron di dalam inti atomnya.

Bijih uranium merupakan bijih radioaktif, sering dijumpai pada daerah yang gersang karena pepohonan tidak bisa hidup dengan baik  didaerah yang kandungan uraniumnya tinggi.

Persebaran Uranium di Indonesia

Wilayah di Indonesia yang memiliki potensi mineral-mineral radiokatif adalah Indonesia bagian barat antara lain : Aceh Tenggara, Tapanuli, Sibolga, Sawahlunto, Muarabungo, Lampung Tengah, Sarko, Tukul, Bakumpai, Bulit, Mahakam Hulu, dan Kembayan.

Cadangan uranium akan cukup memenuhi kebutuhan energi hingga 100 tahun. Dan bahkan dengan teknologi pengolahan dan pembiakan (pada jenis reaktor tertentu) dapat mencukupi hingga 3600 tahun mendatang.  Melihat tingkat peluangnya energi nuklir dalam kaitannya dengan masa depan adalah potensi sumber dayanya yang bisa dikatakan tidak terbatas.

Bahan radioaktif yang cukup lama dikenal dan hingga saat ini masih digunakan secara luas sebagai bahan bakar nuklir jenis fisi adalah uranium. Uranium bukan merupakan logam yang jarang karena keberadaannya di alam mencapai 50 kali lebih banyak dibandingkan air raksa yang sudah lama dikenal orang. Uranium dikenal sebagai mineral dalam kerak bumi, juga dalam air laut. Cadangan uranium di Indonesia yang saat ini mulai diperhatikan yaitu di Kalimantan Barat dan Bengkulu.

Mineral Uranium terdapat di dalam kerak bumi hampir pada semua jenis batuan, terutama pada batuan beku asam seperti Granit, dengan kadar 3-4 gram dalam satu ton batuan. Batuan Granit dengan volume 1 km³ dapat membentuk cebakan uranium sebanyak 2.500 ton. Pada umumnya uranium dalam batuan ini terdistribusi secara merata dan dapat dijumpai dalam bentuk mineral uranit ataupun oksida kompleks auksinit betafit.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui utnuk medapatkan bahan bakar uranium dari muali proses penambangan sampai dengan proses pembakarannya di dalam teras reaktor nuklir hingga ke pengelolaan limbah radioaktif yang ditimbulkannya. Proses proses pada masing-masing tahapan cukup kompleks dan rumit, bebrapa diantaranya memerlukan teknologi tinggi. Daur bahan bakar nuklir mencakup semua proses baik fisika maupun kimia yang dilalui oleh bahan galian nuklir agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar di reaktor nuklir.

Skema Pengolahan Uranium

Mari kita kembali lagi pada permasalahan dari energi nuklir yang saya ajukan sebagai energi alternatif di indonesia, tidak dapat terpungkiri semua energi alternatif itu memiliki kelemahan dari keseluruhan teknisnya dan kelemahan dari sudut pandang masyarakat kita sendiri.

Selama ini orang awam masih mencemaskan akan bahaya yang akan timbul dari energi nuklir ini, yaa salah satu momok yang ditakutkan seperti yang sering di dengar di media massa adalah dampak dari radioaktif , namun pada dasarnya radiasi akibat nuklir ini tidak lebih banyak dari radiasi pada lingkungan normal (global warming).

Yang perlu diketahui, tidak ada kontaminasi limbah radioaktif kepada alam sekitar baik air, tanah maupun udara.

Air (laut/sungai) yang digunakan sebagai medium pendingin untuk beberapa jenis reactor, tidak membawa serta  zat-zat radioaktif dalam siklus pendinginannya. Gas yang dikeluarkan oleh PLTN sangat kecil (sekitar 2 milicurie/tahun) sehingga tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan.

Dan dalam hal ini tentunya PLTN sudah mengantisipasi dengan membuat deasin pengamanan secara berlapis-lapis dan mayoritas reaktor nuklir didunia saat ini tergolong ke dalam reaktor nuklir generasi ke II yang telah terbukti beroperasi dengan aman dan selamat.

Untuk mewujudkan energi nuklir ini harus lah ada peran aktif dari para ahli dalam bidang ini untuk genar mensosialisasikan dan meluruskan pandangan masyarakat terhadap imej buruk tentang nuklir yang hanya sebatas radiasi dari penyalahgunaan bom atom nuklir yang radiasinya dapat sangat mematikan. Pemerintah  memiliki andil yang sangat besar dalam memperbaiki padangan ini, bahwasannya jika energi ini sangatlah aman jika ditangani oleh tenaga ahli, dan menjelaskan beberapa prinsip kerja untuk memperkecil pemaparan radiasi terhadap lingkungan dengan membuat instalasi yang memakai standar internasional.

Mungkin ini teralu muluk, yaa tapi gak ada salahnya juga sih untuk mencoba sesuatu yang baru. *cheers ;)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s